Indonesia U-19 Dan Turnamen Toulon Prancis Yang Melahirkan Banyak Legenda

128 Views
VegasIDR – Tim
Nasional (Timnas U-19) dipastikan akan terbang ke Prancis untuk mengikuti
Turnamen Toulon 2017. Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri pun sudah mengumumkan
sebanyak 22 pemain yang akan ambil bagian dalam ajang ini.
Toulon Tournament dikenal juga dengan nama Festival
Espoirs de Toulon dan telah bergulir sejak 1967.
Tahun ini akan menjadi pagelaran ke-45 turnamen yang
bergulir di selatan Prancis tersebut.

Turnamen Toulon akan digelar pada 29 Mei hingga
10 Juni mendatang. Turnamen ini akan diikuti oleh beberapa negara dengan
tradisi besar dalam pentas sepakbola dunia. 
 
“Selain itu, turnamen ini juga penting untuk menambah
jam terbang pemain di laga internasional,” kata Indra Sjafri. coach Indra
pun mengatakan ia akan menggunakan event tersebut sebagai kesempatan untuk
menentukan skuad inti sebelum tampil di Piala AFF U-18 di Myanmar pada 4-17
September 2017.
Squad Garuda
Timnas
U-19 sendiri akan bergabung di Grup C, Rachmat Irianto dan kawan-kawan akan
bersaing dengan Brasil U-20, Republik Ceko U-21, dan juga Skotlandia U-21.

Berikut adalah jadwal lengkap Timnas U-19 di
Turnamen Toulon 2017:

31 Mei vs Brasil
U-20 di Stadion d’Honneur Marcel Roustan
3 Juni vs
Republik Ceko U-21 di Stade Parsemain
6 Juni vs
Skotlandia U-21 di Stadion Jules Ladoumegue

Dan, berikut adalah daftar 22 pemain yang telah
dipilih oleh Indra Sjafri:
Kiper: M. Riyandi, M
Aqil Savik, Gianluca Pagliuca Rossy
Belakang: M. Rifad
Marasabessy, Dedi Tri Maulana, Rachmat Irianto, Nurhidayat Haji Haris, Renaldi
Yulhan, Julyano Nono, Firza Andika, Irsan Lestaluhu
Tengah: M. Luthfi Kamal
Baharsyah, Teuku Noer Fadhil, Witan Sulaeman, M. Iqbal, Resky F. Witriawan,
Adha Nurrokhim
Depan: Egy Maulana
Vikri, Feby Eka Putra, Aulia Hidayat, Jadug Arya Aragani, Hanis Saghara Putra
Tuan Rumah
Tuan rumah Prancis, bakal menerjunkan
skuat U-20 yang diperkuat bintang Glasgow Celtic Moussa Dembele yang kabarnya
jadi incaran sejumlah klub besar seperti Arsenal, Chelsea, Manchester City dan
Liverpool.

Berada di grup B bersama Pantai Gading,
Wales dan Bahrain, prancis sangat diunggulkan. Selain Karena berperan sebagai
tuan rumah,
Prancis sendiri merupakan pengkoleksi trofi
terbanyak di kejuaraan ini. Tercatat Prancis telah 12 kali menjuara kejuaraan
ini, disusul brasil dengan delapan trofi juara.
Juara
Bertahan

Inggris, yang menurunkan tim U-21 di bawah asuhan Gareth
Southgate, menjadi juara bertahan turnamen setelah mengalahkan tuan rumah
Prancis 2-1 di final tahun lalu.
Prestasi itu adalah kali pertama mereka menjuarai Toulon Tournament dalam 22 tahun terakhir sejak Jamie
Redknapp menjadi kapten tim juara Inggris pada edisi 1994.
Peluang
Squad Garuda
Sebelum bertolak ke Prancis, pada Jumat (25/05/2017),
Timnas Indonesia U-19 sebelumnya telah melakukan Training Camp (TC) atau
Pemusatan latihan yang cukup panjang, tepat sejak Maret lalu. Sebelumnya Indra
telah menyeleksi pemain dengan sangat ketat lantaran telah menyeleksi lebih
dari 80 pemain baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri yang dibagi
dalam tiga tahap. 
Dari sebanyak itu, kini yang tersisa hanya 32 pemain—dan
yang dibawa ke ajang Turnamen Toulon oleh pelatih kelahiran Sumatera barat
tersebut hanya 22 pemain saja. Bahkan 14 pemain yang didatangkan dari luar
negeri seperti duo naturaliasi, George dan Jack Brown hingga cucu mantan
Presiden Habibie, Rafid Habibie dinyatakan tidak lolos dalam seleksi.
Selain menjalani  TC, Garuda Muda juga menjalani
beberapa pertandingan uji coba. Hasilnya culup lumayan, seperti dalam
pertandingan terakhir mereka berhasil mengalahkan salah satu kontestan Liga 1,
Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini tentu menjadi modal yang
culup berharga bagi Egy Maulana dkk dalam menghadapi turnamen Toulon.
Dari 22 pemain yang terpilih, mayoritas bukanlah pemain
binaan klub, namun merupakan jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar
(PPLP). Selain itu beberapa berasal dari Asosiasi Provinsi (Asprov) yang
sebelumnya bermain di PON Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Hanya ada nama Muhammad Riyandi (Barito Putera), Egy
Maulana Vikri (Persab Brebes), Gianluca Pagliuca Rossy(Persab Brebes) , Rachmat
Irianto (Persebaya), Nurhidayat Haji Haris (PSM Makassar), dan Rifad
Marasabessy (Madura United) yang merupakan pemain milik klub. Bila dibandikan
dengan peserta lainnya hanya Indonesia saja yang para pemainnya diwakili di
luar akademi klub
.
Meski demikian, Indra mengaku tak gentar. Ia yakin
punggawanya akan membuat kejutan di ajang yang telah bergulir sebanyak 45 kali
tersebut. “Kami berangkat untuk menang, siapapun lawannya,”
 imbuhnya.
Selain itu, Prancis, Itali, Inggris, Jepang bahkan Brasil
yang berada di grup C bersama Squad garuda tengah disibukan juga dengan World
Cup U-20 yang sedang berlangsung di Korea Selatan. Dengan squad yang terpecah seharusnya
Indonesia dapat memanfaatkan situasi.
Indonesia sendiri tergabung di grup C bersama Brasil, ceko dan skotlandia
 
Tentang
Turnamen
Pihak penyelenggara turnamen mengatakan bahwa ajang
ini seperti “ayah” dari para bintang-bintang kelas dunia.
“Sebelum menjadi terkenal, Zinedine Zidane, David
Beckham, Cristiano Ronaldo pernah menjadi bagian turnamen ini. Kami bangga
karena kami seperti ayah bagi pemain-pemain kelas dunia tersebut,” ujar
Philippe Revello dari keluarga Revello yang merupakan pencetus turnamen ini
kepada La Provence.
Southgate pun sempat berkomentar mengenai betapa
tinggi ia memandang turnamen tahunan tersebut.
“Turnamen ini berbeda dengan Piala Eropa karena ini
adalah satu-satunya ajang di mana kami bisa bermain melawan tim-tim dari
belahan dunia lain di fase umur ini,” ujar Southgate seperti dikutip situs
Pitch International, agensi pemasaran olahraga yang bekerjasama dengan para
organiser 
“Pengalaman kami di turnamen ini sangat berharga bagi
para pemain dan staf. Keberhasilan kami akan menyuntik rasa percaya diri
 mereka,” lanjut pelatih yang kini menangani timnas Inggris senior
tersebut
Praktis, banyak pemain pemain kelas dunia yang pernah
merumput di turnamen ini.
Sebagian dari mereka adalah Zinedine Zidane (Prancis,
1991), David Beckham (Inggris, 1996), Thierry Henry (Prancis, 1997), Cristiano
Ronaldo (2003), Frank Lampard, (Inggris, 1998), Vincenzo Iaquinta (Italia,
2000), Ignazio Abate (Italia, 2008), Adriano (Brasil, 2002), Dirk Kuyt
(Belanda, 1999), Pablo Aimar (Argentina, 1996), Ever Banega (Argentina, 2009),
Makoto Hasebe (Jepang, 2003), Ricardo Carvalho (Portugal, 1998), Radamel Falcao
(Kolombia, 2004), James Ward-Prowse (Inggris, 2016).
Bahkan Cristiano Ronaldo sang mega bintang pun pernah
menjuarai turnamen ini
Sejauh ini tuan rumah menjadi kesebelasan yang paling
sering memenangkan kejuaraan ini dengan total raihan 12 kali juara
Group dan Jadwal Pertandingan
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *