Zidane, Seorang Muslim Paling Sukses Di Dunia Sepak Bola

77 Views
Image result for zidane piala dunia

Karir Sebagai Pemain

Salah satu legenda hidup yang bakal dikenang para pecinta sepakbola dengan liukan indah dan juga penampilan elegan serta tak mudah merebut bola dari kakinya adalah Zinedine Zidane.
 
Ia merupakan salah satu legenda dunia khususnya bagi negara Prancis dimana dirinya berhasil membawa Les Blues menjadi juara dunia dan juga Piala Eropa. Ia pun didaulat menjadi muslim tersukses dalam kancah sepakbola dunia.

Zidane merupakan sosok playmaker yang sempurna bagi klub maupun timnas. Ia mampu mengolah bola dengan baik dan memberikan operan maut yang bisa menembus pertahanan lawan. Kemampuannya memainkan bola juga membuat lawan terpana, sebab bola seolah dihisap kakinya sehingga tak bisa lepas. Para pelatih pun berpendapat memaksakan penjagaan man to man marking kepadanya adalah sebuah pekerjaan sia-sia.

Zidane yang akrab dipanggil Zizou terlahir dengan nama Zinedine Yazid Zidane lahir di Marseille pada 23 juni 1972 dan dibesarkan di La Castellane. Kendati demikian, Zizou tak pernah bermain untuk Olympique Marseille yang merupakan klub kebanggaan kota Marseille.

Related image 

Karir Zizou dimulai sejak berumur 14 tahun dengan bergabung bersama AS Cannes setelah dipantau oleh seorang pencari bakat. Setelah empat tahun lamanya besama Cannes, ia pun hengkang ke Bordeaux. Karirnya bersama Bordeaux menjadi naik pesat dimana dalam 135 penampilan ia mampu menyumbangkan 28 gol.

Image result for zinedine zidane bordeaux

Prestasi tersebut membuat klub Italia, Juventus merekrutnya untuk bermain di Turin. Empat tahun bersama Bordeaux pun dilepas pemain berdarah Aljazair tersebut. Ia bermain untuk Si Nyonya Besar dengan harga transfer 3 juta Pounds. Bersama Bianconeri, Zizou mempersembahkan dua Scudetto, Piala Super Eropa, Piala Super Italia.

Zinedine Zidane merupakan pesepakbola yang berhasil menorehkan prestasi saat berstatus pemain dan pelatih. 

Bersama Juve karir Zizou sangat gemilang. Ia berhasil mengantarkan Les BLues menjadi juara Piala Dunia 1998. Di final, Zizou memborong dua gol kemenangan atas juara dunia empat kali yakni Brasil sehingga Prancis menang 2-0. Kesuksesan tersebut ternyata belum cukup bagi Zizou. Ia kembali merengkuh sukses dengan meraih Piala Eropa dua tahun setelah merebut Piala Dunia. Sukses tersebut mengantarkan Prancis menjadi tim kedua setelah Jerman yang berhasil menggabungkan Piala Dunia dan Piala Eropa dalam satu kurun.

Related image

 
Dalam turnamen tersebut Zidane hanya mencetak dua gol. Namun, gol tersebut menjadi penentu kesuksean Prancis. Pertama, gol dari tendangan bebas yang membuat Prancis menang 2-1 atas Spanyol pada semifinal. Kedua, gol emas dari tendangan penalti yang kontroversial pada perpanjangan waktu yang membuat Portugal menyerah 1-2 di semifinal. Di final, Prancis menang 2-1 atas Italia dan Zidane menyandang gelar pemain terbaik.

Pencapaian itu menjadi puncak dari penampilan Zizou. Bahkan, rekannya di Juventus dan Prancis, David Trezeguet menyatakan kehebatan Zizou lebih dari dua tahun sebelumnya saat meraih Piala Dunia.

“Terkadang saya ingin berhenti sebentar bermain sekadar melihat Zidane membawa bola,” kata Trezeguet memuji.

Namun, kepuasan Zidane ternyata belum berakhir. Ia hijrah ke Real Madrid setelah lima tahun bermukim di Turin. Dengan bayaran sebesar 66 juta Pounds, Zizou pindah ke Santiago bernabeu dan menjadi pemain termahal di dunia sampai saat ini. Ia melengkapi gelar dengan meraih juara Liga Champions pada musim 2001-2002. Saat itu di final ia menyumbangkan gol kemenangan dengan fantastis lewat sebuah tendangan voli kaki kiri yang indah. Di partai puncak tersebut Real menang 2-1 atas Bayer Leverkusen.

Image result for zinedine zidane madrid leverkusen

Di Piala Dunia 2002 ia hanya tampil sekali membela Perancis karena didera cedera. Dalam turnamen tersebut, Perancis tidak berhasil mencetak satu gol pun dan terpuruk di dasar grup pada babak pertama sehingga gagal lolos ke babak berikutnya.

Tahun 2004 setelah Piala Eropa 2004 berakhir, Zidane pensiun dari sepak bola internasional, namun saat Perancis mengalami kesulitan untuk meloloskan diri ke Piala Dunia 2006, Zidane mengumumkan pada Agustus 2005 bahwa ia akan kembali bermain di tim nasional. Perancis akhirnya lolos, tetapi Zidane yang baru melalui musim yang dipenuhi cedera di Madrid, memutuskan bahwa ia akan mundur setelah Piala Dunia tersebut berakhir.

Pada tanggal 25 April 2006, Zizou secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mundur dari klub dan tim nasional sepak bola Perancis setelah Piala Dunia 2006. Zizou berhasil mengantarkan Prancis hingga partai final, hingga pada akhirnya sebuah insiden yang sangat sulit terlupakan terjadi.

Insiden tandukkan Zinedine Zidane ke Marco Materazzi terjadi. Zizou menyerang Materazzi dengan kepalanya ketika Prancis berhadapan dengan Italia di final Piala Dunia, 9 Juli 2006 silam merupakan sebuah salam perpisahan dari seorang legenda hidup sepak bola.

Image result for tandukan zidane pada materazzi

Karir Sebagai Pelatih 


Related image

Setelah mengarungi dunia sepak bola sebagai pemain akhirnya Zizou memutuskan untuk menjadi pelatih dan manajer sepak bola. Tidak bisa dipungkiri lagi dia adalah seorang pemain sepak bola yang hebat dan pintar sehingga itu mungkin membuat Zizou tidak terlalu mangalami kesulitan dalam melatih.

Pada 2014 Zizou resmi melatih Real madrid B (Real Madrid Castilla). Hingga pada akhirnya Zizou diangkat menjadi pelatih utama Real Madrid menggantikan Benitez di Januari 2016.

Image result for zinedine zidane coach castilla

Hanya dalam kurun waktu dua musim saja Zizou dan Real Madrid berhasil meraih banyak tropi. Dua gelar juara Liga Champion yang mereka raih secara berturut turut (2015/2016 – 2016/2017) merupakan suatu prestasi yang luar biasa. Juara La-Liga, juara Super Cup dan Juara piala dunia atar club yang melengkapi prestasi Zizou bersama Real Madrid. Raihan tersebut membuat Zizou mencatatkan sejarah sebagai pelatih pertama yang berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions.

Image result for zinedine zidane coach champ

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *